Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan

Good old days

I just look through all the old photos
And i cant stop myself to smile but something inside me just welling up about to come out...
Dan aku sadar, aku dulu sangat bahagia dan aku bersyukur akan itu.

Semua tempat yang pernah aku datangi atau tempat-tempat yang justru menemukanku.
Semua orang yang pernah mampir dalam hidupku, untuk memberikan senyuman atau air mata.
Semua moment yang pernah aku alami dan aku tahu tidak akan pernah terulang kembali.

I miss all of them
Every single of em.

Aku bersyukur pernah mengabadikan semuanya, sehingga akhirnya aku bisa melihat-melihat kembali -seperti malam ini- agar aku bisa mengingatkan diriku bahwa Allah sudah memberikan banyak hal padaku yang tentunya harus aku syukuri.

Semua kalian yang pernah mengisi hari-hariku dulu,
Semua kalian yang mengenalkan aku pada banyak hal,
Apa kabar kalian ?
Malam ini aku merindukan kalian.
Aku berharap waktu cukup berbaik hati untuk mempertemukan kita kembali, suatu saat nanti.

Good old days, my friends.
Goold old days :')

- Azizah
  Bandung, 26 Agustus 2016

Satu Hari di Awal September












Kadang kamu butuh satu hari saja;
untuk berjalan bergandengan hanya kamu dan dirimu sendiri.
duduk di antara keramaian yang sama sekali tidak tahu menahu tentang kamu,
menangis tanpa harus peduli pendapat orang.
Kamu hanya perlu jadi dirimu sendiri.

Kaya

Kaya ?
Saya ngerasa kaya kalau lagi ke toko buku, terus milih-milih buku yang mau dibeli tanpa ngeliat lebel harga.  tapi yang kayak gitu tuh cuman Once in a WHILE!
Terus pas sampe rumah, dan liat dompet "ah...im broke"
but its OK because its BOOKS!

Akhirnya buku yang saya beli di olshop Bukabuku.com sampai juga ke tangan.
Rasanya ? jangan ditanyak deh happy-nya itu nggak bisa dijelaskan hehe.
Apalagi ini buku2 pertama yang saya beli dalam 2 atau 3 bulanan ini, rasanya tuh terharu banget. Ini itu buku-buku lama yang udah saya incer, tapi baru bisa kebeli sekarang x.x

Tapi nyesek banget kalau buka bukabuku.com
Masih banyak banget buku yang semakin hari semakin bertambah di kolom "My Whislist" 
target ? kolom "My whistlist" itu bakal kehilangan 4 buku setiap bulannya.
SO SAVING AZIZAH!
 

sabtujelek

"Udah jam setengah 5, ayo mole-mole, malem minggu siapa tau ada yang ngapelin. Ini Jia udah ngantuk, nggak tau antara ngantuk apa badmood dari tadi pagi lemes ae" Katanya Mas Ravi tadi sore.
*Jia itu maksudnya azizah, nggak tau mas ravi dapet Jia dari mana hehe.

Saya cuman nyengir sambil jawab 'badmood mas' yang tentunya cuman dalem hati.
Sadar sih, sadar banget dari tadi pagi itu muka udah kusut kayak laundryan yang belum di setrika. Pagi-pagi udah denger kabar nggak enak, dan terus beruntun kejadian-kejadian nggak enak like no one goes right today. Mungkin bawaan si tamu juga kali, bawaannya sensi mulu, hal sepele yang biasanya nggak jadi masalah pun hari ini saya masukin ke hati.

Sebenernya, udah ada feeling kalau hari ini bakal jadi hari yang nggak menyenangkan.
When i woke up this morning, i got that feeling like somethings hit my mind and it doesnt feels that good. Bingung ngejelasinnya, mungkin kalian juga pernah ngerasain hal yang sama so you would get whats i mean.

I really-really hate those feelings.
Nggak suka banget pagi-pagi udah ngerasa annoying sama sesuatu. Itu ngerusak hari banget. And the worst things is orang-orang disekeliling saya -yang nggak ada sangkut pautnya- bakal kecipratan juga sama muka juteksuperjelek saya huhu.

And you know whats my moodbooster ?
Buku.
Jadi tadi sehabis nganterin Mbk Febry ke SIMA, saya minta dianterin ke Toga Mas. Cuman mampir bentar, cuman liat-liat doang dan itu sangat ampuh ngusir si badmood hanyut ke laut. hehe

Semoga hari minggu besok lebih baik :)


Untold

Saya tipe orang yang jarang sekali mimpi saat tidur;
yah..mungkin mimpi, tapi tidak pernah ingat sampai beberapa hari ini dengan anehnya saya ingat mimpi-mimpi saya, mimpi dari jam tidur saya yang semakin banyak akhir-akhir ini. Saya mungkin juga pernah bilang bahwa saya tidak terlalu suka tidur banyak-banyak, tidur terlalu lama dalam sehari bikin badan saya tambah lemes dan pusing-pusing, makanya saya nggak terlalu suka tidur siang.

mimpi-mimpi saya yang aneh-aneh akhir-akhir ini pun membuat saya sadar, bahwa;
"Ah....ternyata saya lagi banyak pikiran"
"....Ternyata saya lagi mengkhawatirkan banyak hal"

Rasanya begitu sesak,
Banyak yang ini saya tumpahkan tapi tidak tahu harus memulainya dari mana,
Banyak yang ingin saya ceritakan, tapi tidak tahu harus saya ceritakan ke siapa,
kadang ingin rasanya, menarik seseorang untuk duduk bersebelahan lalu mulai menumpahkan semuanya, semuanya sampai bagian sesak di dada ini kosong sekosong-kosongnya,
lalu saya sadar bahwa sangat sulit menemukan 'seseorang' yang bisa saya paksa untuk duduk dan mendengarkan, karena orang-orang di sekeliling saya begitu sibuknya berbicara dan membuat mereka mungkin lupa cara mendengarkan.
pikiran semacam "Ah...mungkin cerita saya bahkan tidak akan menyentuh gendang telinga mereka" kadang membuat saya harus menelan kembali cerita saya, menjejalnya kembali ke dalam tumpukan sampah yang semakin menggunung.
Tidak tahu, kapan tumpukan sampah ini akan meledak.

Ah, alangkah baiknya jika saya seperti dulu-dulu;
jika saya mulai sesak, saya akan menangis. Tidak akan menyelesaikan masalah memang, tapi setidaknya bisa meringkankan. Tapi, dua tahun terakhir ini saya menemukan diri sangat sulit untuk menangis.
Ingin rasanya menangis sejadi-jadinya, menangis di bawah selimut, membasahi bantal sampai rasanya air mata habis, menangisi semua-semuanya sampai tidak ada lagi yang tersisa untuk ditangisi.

Malam ini, sebelum tidur saya ingin menangis.
Cukup malam ini,
saya tidak ingin mimpi-mimpi aneh kembali datang,
cukup malam ini saja menangisnya,
menangis sampai saya tertidur,
lalu bangun dalam keadaan dada yang kosong.

Saya tidak tahu menulis ini di sini benar atau tidak,
tapi sepertinya tangan saya lebih pintar bercerita daripada mulut saya.

Ah. Sebelum menangis, saya mau mengerjakan tugas dulu. he :')

Saya tau.

Kamu tau dirimu sedang tidak baik-baik saja;
saat lantai yang dingin lebih nyaman daripada kasur yang empuk
saat lambungmu sama sekali tidak meminta asupan
saat mengunci diri di kamar lebih baik daripada bertemu dengan orang-orang
saat otakmu tidak bisa memikirkan apa-apa

kamu tau dirimu sedang tidak baik-baik saja;
saat hati dan pikiranmu benar-benar tidak sinkron
saat logikamu tidak mau berjalan.

seperti itu.
saya tau diri saya tidak sedang baik-baik saja.


*Ini 4th annive blog saya.
sudah 4 tahun blog ini saya jadikan tempat sampah menumpahkan isi kepala dan hati saya yang sering kali tidak ada penting-pentingnya.
Dan untuk membaca hal-hal tidak penting ini selama 4 tahun terakhir, terimakasih :) 

randoms morning....

Kesiangan.
Nggak ngerapiin tempat tidur, cuman minum choco cereal yang hambar gara-gara kebanyakan air sambil baca buku cacing dan kotoran kesayangannya vol 2 sub judul 33 ; "Jangan menjadi makhluk kebiasaan" yang lumayan menampar hati pagi-pagi. heuheu.
Dan sempet nulis somethings di notebook -kebiasaan baru- sambil nunggu sms balesan dari Dian. Lalu berdiri di depan gang cukup lama; lewat jalan ambarawa (jalan yang biasanya) atau lewat jalan surabaya (efek baca 'jangan menjadi makhluk kebaiasaan' hoho) lalu akhirnya tetep lewat jalan ambarawa sambil bergumam nggak jelas.
Sampai kampus, nunggu dian lama banget. Batrey hp mau habis, perut keroncongan. Sampai kelas, charge hp terus kabur buat nge-charge perut seadanya. hihi.
and now here i am
writing this randoms posting about my random morning keke.
Mau rutin nulis kayak gini walaupun randoms dan nggak penting, biar kata-kata nggak numpuk di kepala :)

Have a nice day everyone :))

Out of the box

HAI!
hows everythings ? im fine...
no. LIAR!
im not fine at all, and how can i with all this UAS thingy~ ?
well, first. Happy 1st day of December~ wow its our last month on 2013! spend it well guys :)
I wish all of you have a great December, and so do i keke ^^

Hm....sepertinya, UAS bikin saya somehow out of the box;
semacam; jadi males baca -buku Cacing dan kotoran kesayangannya vol 2 saja belom tuntas dari jaman kapan- saya tidak akan menyalahkan tugas, well. Atau, saya tiba-tiba saja nonton film romance-nya barat -dari dulu kalau film barat senengnya yang thriller, horror, pokoknya yang bunuh-bunuhan, nggak macem film Celeste and Jesse Forever gini- but i did enjoy it haha! Dan yang lain, saya jadi seneng bales sms! HAHA! semoga ini tidak terus menerus hh___-. Dan yang paling ewuh banget itu; saya tiba-tiba jadi seneng make photo sendiri jadi wallpaper hp like seriously! wkwkwk! And the last; jadi agak berkurang selera sama kopi. wow, tepuk tangan!! 

Dan cuman pengen ngomong itu.
Udah ya bye! yang mau UAS semangat!
inget aja di belakang UAS ada libur panjang. wk!

here bonus! LOL!

snapshoot from lia's bday surprise! -koster-

AAAAAAAA!!!!

another hang phase maybe.
akhir-akhir ini rasanya males banget nyentuh tugas, tiap ngeliat deretan 'post it'-unfinished-assigments-list yang nempel di dinding kok rasanya sesak aja.
Males ngerjainnya.
malah lebih milih buat nonton drama belasan episode. Huft.
Pertanyaannya, kenapa rasa males yang kebangetan ini selalu dateng pas deket-deket UAS gini ?
kenapa coba ?
Kalo lagi males kayak gini itu bikin kangen rumah, kangen bapak, kangen ummi, kangen si gendut.
Kangen Lombok!
Kopi mana kopi~~~ i need some caffeine~



Clarified ? haha!

          Baru saja membaca balasan message FB dari teman jaman SMP. Setelah basa-basi nanyain kabar, ujung-ujungnya ditanyain "Udah punya do'i nggak di sana ?"
haduh. Pertanyaan itu lagi.
Sebenernya ini bukan sekali atau dua kali ditanyain macam itu, beberapa teman yang sudah lama nggak ketemu bakal nanyain "Sekarang pacarmu siapa ?" "Sekarang sama siapa ?" dan sejenisnya. Kalau lagi pulkam juga, dari temen-temen rumah sampe beberapa tante juga ikutan menanyakan pertanyaan senada.
Kalau dijawab "Belum tertarik sama yang begituan" mereka malah ketawa, kalau dijawab "Nggak punya" atau "Nggak pernah pacaran" mereka nggak percaya. Yo opo sih ?
fiuh....sometimes i just getting sick of it.
Lagian, whats so wrong about being single ? er

Single itu bukan penyakit atau bencana.
Kadang saya nggak ngerti sama orang yang baru single beberapa bulan aja kelimpungannya minta ampun, sampe minta dicomblangin sana-sini. Yeah....boleh-boleh aja sih, go a head. But its not me. Tapi, jangan mentang-mentang saya bilang nggak pernah pacaran, malah dibilang abnormal. Dont get me wrong, im a normal girl, im interesting in man, i-can-fallin-love-and-i've-done-it-so-long-ago!
Hanya saja belum tertarik hal semacam pacaran gitu.
Kenapa ?
Iya ya, kenapa ? saya juga sering bertanya "Kenapa ?"
Dulu saya pikir saya nggak mau pacaran karna takut sama orang tua, meski mereka sebenarnya nggak pernah bilang "boleh" atau "nggak boleh". Tapi sekarang saya pikir-pikir, karena memang saya belum tertarik saja. Belum ada yang sreg ? bisa jadi, belum bisa percaya ? mungkin.

hh. Apapun itu, stuff like that bukan sesuatu yang perlu saya pusingkan. Bukan sesuatu juga yang saya perlu dahulukan ketimbang yang lainnya. Banyak orang bilang mereka butuh pacar supaya bahagia, tapi...sampai sejauh ini saya sudah bahagia walaupun saya single, isn't it mean i dont need that kind of stuff yet ? just let it flow...water will find their own estuary #wkwk.

Im single and very happy :p

*sumpah postingan nggak penting macam apa ini ? kwkwk
** hari ini bener-bener belom tidur sama sekali dari kemarin pagi sampai sore ini. Insomnia kambuh lagi kayaknya.

Ke Mana Perginya Saf ?

"Semakin banyak dapet puasa, semakin maju saf tarawihnya"
Kalimat di atas bener banget,dan kayaknya di mana-mana sama. Semakin mendekati hari raya gini, saf tarawih pasti makin dikit. Ramainya pas awal doang.

Dulu pas awal tarawih di sini, santrennya sampei penuh luar dalem. Saya sampe dapet saf yang paling belakang, dempet-dempetan lagi saking ramenya. Semakin ke sini, santren bagian dalem aja nggak bisa penuh, yang tarawih cuman 4/3 saf. heuh. Nggak cuman di santren sini, di masjid sini dan masjid-masjid lainnya juga mengalami hal yang sama kayaknya hhh.
Ke mana orang-orang ? 

Sampe akhirnya saya tau, orang-orang pada 'tarawihan' di mana....
Kemarin lusa, karena ada acara Safari Ramadhannya Mentri Agama di santren, saya nemenin Ummi sama Bapak pergi belanja bahan-bahan. Sekalian mau beli sesuatu akhirnya rencana mampir di Mall Mataram, dan tau ? semua parkiran depan, belakang, samping, dan pinggir jalan penuh. PENUH! Bahkan parkiran 4 lantainya pun juga membeludak! E Buset....
Saya cuman bisa geleng-geleng sambil bilang "Ouh...ke sini ternyata orang-orang pada tarawihan~ pantes di masjid sepi"

Padahal Ramadhan cuman satu kali setahun, cuman 30 hari dari 360 hari. Di mana lagi bisa nemuin tarawih-an selain di bulan Ramadhan. Apalagi, ini sepuluh hari terakhir. The last 10 days most important. 10 hari penuh pengampunan. Hm....

Ramadhan kurang dari 10 hari, sudah harus ninggalin kita. Iya kalau umur kita masih nyampe sampe Ramadhan taun depan. Walaupun kita masih muda seger gini, belum tentu kita masih nafas hari besoknya. Bapak sering berceloteh waktu ngajar "Sekarang itu, Malaikat Izrafil lagi seneng-senengnya nyabut nyawa anak muda. Jadi rajin-rajin ibadah" 

Jadi yuk, ramaikan masjid dan tempat ibadah dengan tarawih dan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Supaya Hari Raya nanti lebih punya makna buat kita :)

Selamat berpuasa teman-teman ^^

Books and Lovers


          Saya sering bilang ke orang lain, kalau saya pingin ketemu dengan someone that meant to me in the future di toko buku. Mungkin nggak romantis menurut kebanyakan orang, menurut saya juga tidak romantis sih, tapi saya benar-benar tidak ingin pertemuan romantis macam drama korea. Hanya pertemuan biasa, perkenalan biasa, dan percakapan ini itu tentang books and stuffs. 

Seru sekali kelihatannya punya kesamaan hoby dengan pasangan, dan saya ingin menjadi salah satu pasangan itu huehue. Saya pernah ngeliat pasangan gamers di depan teras salah satu kos-kosan putri jalan Ambarawa, di saat pasangan-pasangan lain di sebelahnya mesra-mesraan, mereka berdua malah sama-sama fokus pada hp/PSP masing-masing, tentunya main games. Nggak jarang waktu saya lewat mereka sedang berteriak heboh, atau kadang saling toyor, mungkin mereka lagi main yang-kalah-ditoyor hehe. Bahkan mereka punya kesamaan gaya rambut, indeed

Saya nggak bilang bahwa saya ingin punya pasangan yang sama persis kayak saya, nggak. Terlalu sama pun mungkin akan membuat semuanya flat dan membosankan, kata orang-orang sih gitu. Kita justru butuh yang beda dari diri kita sendiri, yang bisa melengkapi kekurangan kita dan kita pun bisa melengkapi kekurangan pasangan kita. Perbedaan itu untuk saling melengkapi bukan ?. #hidihbahasanya.
Saya hanya ingin bilang, jika tuhan menakdirkan adanya satu kesamaan hoby antara saya dan pasangan saya kelak, saya akan senang sekali jika itu kesamaan hoby membaca. hehe. And its gonna so much better kalau si 'dia' suka membaca buku yang berlawanan dengan saya. Berhubung saya lebih suka membaca buku 'ringan' semacam buku fiksi, novel, kumcer dll, maka akan lebih baik kalau dia lebih suka membaca buku yang 'berat' such a scient fiction, history, or encyclopedia maybe. keke. 

Jadi, walaupun sama-sama suka membaca kami tetap saling bisa melengkapi. Saya bisa menceritakan dia kisah-kisah romantis dari tokoh-tokoh novel yang baru-baru ini saya baca, sedang dia bisa menjelaskan saya hal-hal keren yang sebelumnya tidak saya tahu dari buku yang baru saja ditamatkannya. I found it such a cute relationship keke

i wish my future husband hate smoke and love books! haha XD




Di hari hujan

Ttuk ttuk ttuk....
hujan lagi, akhir-akhir ini sering turun hujan. Saya pikir musim penghujan sudah berakhir beberapa waktu yang lalu. Yeah...berhubung dunia sudah tua, lumayan sulit menentukan musim. kan ?
well, tidak apa-apa. Sering-sering hujan begini, tidak apa-apa juga. Selama saya sedang tidak terburu untuk pergi ke mana, tidak apa-apa hujan lebat seperti ini. 

Hm, tidak ada sesuatu spesial yang bisa dibagi akhir-akhir ini. Kecuali keadaan kos yang semakin hari semakin sepi, satu-satu packing dan pulang ke kampung halaman masing-masing. Sedikit menyedihkan rasanya...

Dua hari yang lalu, 
saya sempat demam, bukan demam tinggi. Semua-semuanya terasa dingin, meski matahari di luar sana sibuk membakar jalan -haha. Memakai jaket tebal, lalu mencoba tidur dengan dua selimut saya pikir bisa meredakannya. Mungkin karena akhir-akhir ini saya tidak makan dengan baik dan tidak tidur dengan baik, makanya seperti ini. Jadi, istirahat lebih harusnya cukup menyembuhkan, kan?
Tapi entahlah, saya bukannya pertama kali ini tidak tidur dan makan dengan teratur, tapi tiba-tiba demam seperti ini. Aneh. Lalu saya pikir, apa tempat ini terlalu sepi dan kosong ? jadi, angin-angin masuk dan berhembus sesuka hati, jadi saya menggigil. Yah, bisa saja seperti itu.

Waktu itu, 
sebelum tertidur karena efek obat, saya banyak berfikir. 
Bukan, saya bukan-nya mencoba untuk memikirkannya. Hanya saja pikiran-pikiran itu yang mendatangi saya; sesuatu yang tidak akan saya pikirkan di hari bising. Pikiran yang saya simpan dengan rapi di bawah tumpukan tugas. 
Wah...rasanya, sungguh menyakitkan. 
lalu saya terlelap.
ketika saya bangun, sedang hujan.

Saya tidak pernah tahu, merasakan sedih tapi tidak bisa menangis akan sesakit itu.

Maksud


Saya nggak suka kamu jalan di depan saya,
merhatiin punggung kamu dari belakang bikin saya sesak
ngeliat kamu masukin tangan ke saku bikin saya tahan nafas.

Saya lebih nggak suka kamu jalan di belakang saya,
tau kamu di belakang bikin jalan saya nggak nyaman
sadar kamu di belakang bikin saya gugup.

Maksud saya,
saya lebih suka jalan di samping kamu. 
haha.


*slap my self on face!

Cheating on


Tiba, tiba aja ini terlintas di pikiran saya sejak tadi malem. Dan rasanya ingin dimuntahkan, tapi takut mengenai orang lain. Tapi, tidak baik juga menahan muntah... -aduh apa sih zhi pagi2 bahas muntah ?-_- ya, intinya saya perlu ngeluarin unek-unek ini, seenggaknya di sini.

Saya cuman kepikiran, kok banyak ya orang-orang yang dengan mudah-santai-dan biasanya selingkuh dari orang lain ? cheating on her/his Boyfriend or girlfriend gitu. And what even unbelieveble adalah....they say it loud. hhh

I mean, tidakkah mereka merasa bersalah sama pasangannya sendiri ? or tidak kah cukup cinta dan kasih sayang dari pasangan 'resmi' nya sehingga mereka-mereka ini mengais lebih dari orang lain ? Well...mungkin dia juga jatuh cinta setengah idup atau mati atau whatever sama si selingkuhan ini, so get it right. Putusin si pertama, then jadian sama yang kedua. Done kan ? nggak ada sembunyi-sembunyian lagi. 

Alah zhi, ini tuh nggak semudah yang kamu pikir tau.

I know ya, mungkin emang bener ini tu nggak semudah yang saya pikir, (saya juga nggak mau repot-repot mikir gimana rasanya). Mungkin kamu berat buat mutusin si pertama, tapi sudah terlanjur cinta sama si kedua. Whats so good about cheating cobak ? kamu cuman bikin repot diri sendiri, maen kucing-kucingan sama si pertama. Lagi pula, nggak merasa bersalah kah sama si pertama ? apalagi kalau orangnya bener-bener all for you ya....sumpah, lets decide. Kalo kamu udah cinta sama si kedua thats meant kamu udah nggak cinta sama si pertama, kalau pun masih cinta kamu tinggal mikirin kamu lebih cinta sama siapa ? kamu lebih pengen sama siapa ? then...get rid of the rest. (ini kok jadi kasar begini ya, hhhh)

Hidup itu adalah pilihan, kamu harus memilih salah satu dari beberapa. karena ada kalanya kamu tidak bisa memegang dan menangani lebih dari satu hal. Jika kamu terlalu serakah ingin menggenggam banyak hal dengan satu tangan, bisa jadi kamu akan kehilangan semuanya.

just saying ya.

Udah ya, hihi. penting amat cobak tulisan saya pagi-pagi gini. 
cuman buat ngutarain unek-unek aja, nggak baik dipendem-pendem. Tulisan ini juga nggak saya tunjukan untuk orang tertentu, (please jangan ke-geeran haha) ini untuk semua orang ya, bahkan diri saya sendiri, supaya saya bisa bercermin nantinya dari tulisan ini. huehue.


*06:12. Pagi-pagi udah ngemeal seacrunch. heeee....


Morning's Love~Vid-Call


LOL...pagi-pagi ditelpon sama bapak, katanya suruh buka fb. Taunya mau video-call via account FB-nya si kakak. ing ing T_T  ada Bapak yang sepertinya baru pulang ngajar, Ummi yang masih pake mukenah, dan si Adek yang masyaAllah guedenya sampe menuhin screen ㅠ_ㅠ Dan...as i guess kalimat pertama yang terlontar dari Bapak+Ummi yaitu "Kok tambah gendut ?" hiks tuh kan~ saya stress pak makanya sering ngemeal, dan jadilah gendut begini. Sebenernya nggak gendut sih, cuman chubby~ sepertinya lambung saya di pipi deh, makanya kalo makan banyak pasti yang gendut duluan itu bagian pipi #ngeles #teorigoblok #ngerikalikalolambungdipipi-_-

Jadi ceritanya oming-omongan masalah tanggal pernikahan kepulangan gitu deh, disuruh usahain pulang sebelum tanggal 5, biar bisa ketemu sama si kakak yang bakal balik ke Solo tanggal 6. Saya mah juga pengen pulang secepetnya, tapi ya gimana liburnya aja mulai tanggal 5-an gitu hiks hiks ㅠ_ㅠ tapi ntar diusahain deh...insyaAllah.

Ummi bilang, tadi malem beliau mimpiin saya pulang hua...pantes tadi bangun-bangun langsung keinget rumah *nangisbandang* 

Meski video-call-nya cuman bentar dan kulaitas videonya jelek -yang bikin si adek jadi keliatan kayak tuyul gendut muka rata wkwk-  tapi rasanya lega banget, bisa liat mereka hing ing ing *sedotingus* ㅠ_____ㅠ kapan sih ni bulan berakhir~~~~

I'll be there soon mom, dad~

Pelangi

Pelangi. 
Rasanya hampir saja lupa pelangi itu apa, kalau Weni nggak cerita dia ngeliat pelangi sepulang kuliah. Saya bahkan tidak ingat kapan terakhir kali ngeliat pelangi secara langsung, rasanya sudah sangat lama sekali. Dulu-dulu, jamannya SD setiap habis hujan pasti pelangi muncul. Tapi sekarang kok jarang ya ? Apa saya nya aja yang nggak pernah ngeliat ?. Selama ini yang saya tau hanya hujan...gerimis...hujan lagi, saya bener-bener lupa kalau ada pelangi setelahnya. 

Dan 3 hari ini kepikiran tentang pelangi,tiba-tiba pengen liat lagi. Banget. 

Hujan,
kapan-kapan, pertemukan saya dengan pelangi ya
bilang saja, saya sekarang sudah besar. Sudah 18 tahun
saya bukan lagi bocah yang masih percaya pada tahyul 
saya sudah tidak takut jari telunjuk saya akan patah kalau menunjuk pelangi :)
.

Temenin nunggu pelangi yuk ^^ 

random from google

Alasan

Tiba-tiba pengen nulis ini..
hanya ingin meluruskan sesuatu, agar tidak ada lagi pertanyaan sejenis "kamu marah ya ?" "kamu kenapa ? aku minta maaf kalo ada salah ya" dan sodara-sodaranya. 

Kalau saya tiba-tiba mecucu, cemberut, sok pendiem atau muka masam...kalian nggak perlu repot-repot nyodorin pertanyaan macam itu. Karena itu tidak ada hubungannya dengan kalian, jadi kalian nggak usah susah-susah mikirin kata-kata yang menurut kalian nyinggung saya. Kadang, saya bukan type orang yang nelen mentah-mentah perkataan orang. 

Saya tidak tau sejak kapan, saya suka menyendirikan diri saya. Bukan hanya 'sendiri' secara harpiah, tapi juga secara kiasan. Ada kalanya saya sangat tidak suka dengan cahaya, memilih gelap agar saya tidak bisa melihat apapun di sekitar saya, lalu yang ada hanya saya dan diri saya sendiri. Atau ada kalanya juga saya akan mute tiba-tiba, menarik diri dari keramaian di sekitar, lagi-lagi agar bisa menyendiri dengan diri saya sendiri. Tidak banyak yang saya lakukan, hanya pikiran yang terbang ke mana-mana; meloncat ke masa lalu, lalu tiba-tiba di masa depan dan kembali ke masa sekarang. untung-untungan jika air bah bisa merembes dengan lancar, karena jika tidak rasanya hati saya akan meledak karena sakit akan sesak; penuh dengan perasaan yang campur aduk. 

Bagi saya, saya sangat butuh masa-masa mute macam itu. Waktu dimana saya bisa sedikit merevisi hidup saya, mengingat hal-hal yang saya lupa; baik saya sengaja atau tidak. Saat dimana saya bisa memperhatikan sekitar saya dengan lebih detail, lalu sadar akan banyak hal. 

Jadi, jangan terlalu diambil hati kalau-kalau saya tiba-tiba kambuh. Bukan karena saya marah. Pun, kalau saya marah atau tersinggung sangat amat jarang saya menunjukkannya di depan kalian :)

randoms from google

"Bagi anda yang belum atau tidak berniat membuat buku, semoga Tuhan seger menyadarkan anda."


Nemu tulisan itu di UKMP, dan jleb banget.
Udah ada niat, tapi belum ada tindakan hhhh-_-
Semoga tuhan bener-bener nyadarin saya. Segera. Amin.

Jangan dibaca

Oh! hello peps...
hows everyone doing ?  
miss me already heh ?

well...nggak usah dijawab, hanya basa-basi. 
postingan kali ini saya mau curhat ( emang postingan sebelum-belumnya bukan curhataan-____-? ) saya tidak perduli kalian bosen setengah hidup baca curhatan super nggak penting ala saya, dan kalian mau nggak mau harus membacanya atau silahkan step away sekarang juga. Hu-oh...ini nggak jauh-jauh dari hows my life going so far, krik banget. Saya udah berusaha menahan diri dengan menelan unek-unek ini bersamaan dengan bergelas-gelas kafein dan makan sebanyak mungkin, agar semuanya tidak termuntahkan di blog ini karena yeah...as you know ( or maybe not ) oknum-oknum yang kemungkinan akan kesebut tau blog ini, ya saya sih tidak yakin mereka akan begitu tertariknya untuk membuka apalagi membaca isi blog saya, but whos know kan ? 
Tadi malem..waktu hujan baru aja pergi dan menyisakan gerimis kecil, tiba-tiba kepingin minum es. Hawa-nya sih memang dingin, tapi tenggorokan saya rasanya sekering dan sepanas gurun pasir. Alangkah baiknya kalau di kos ada lemari es, -'lemari es ?!' ugh! bahkan saya lupa apa bahasa kerennya lemari es!- tapi mengharapkan benda kotak yang bisa membuat air menjadi beku itu rasanya sama saja dengan mengharapkan pangeran william menceraikan istrinya yang cantik jelita itu lalu jauh-jauh terbang ke sini hanya untuk melamar saya, lalu kami menikah and then happily ever after. The end. Terlalu berlebihan memang, mungkin mengharapkan lemari es di tempat lain tidak separah itu, tapi di tempat ini ? oh get a real! 

Kembali ke es. Mungki  saya tidak akan mau keluar gerimis-gerimis hanya untuk membeli es jeruk dan mendapati tatapan aneh yang kurang lebih artinya 'hujan-hujan gini minum es mbak ?' dari mas-mas yang jualan dan dengan tatapan pula saya jawab 'emang ada undang-undangnya kalau hujan nggak boleh minum es?', yeah kalau saja persediaan kopi saya tidak habis. Tapi, tadi malem itu bukannya pertama kalinya saya keluar sendiri ? ya sepertinya, rasanya sudah begitu lama sejak saya terakhir kali dapat kesempatan berjalan sendiri. Not bad. 
Dan tadi pagi, seperti dua hari sebelumnya, karena bagitu malasnya masak saya hanya mengganjal lambung dengan dua helai roti, saya bahkan lupa tadi pagi sempat minum atau tidak. Saya hanya punya satu kelas hari ini, lalu sisanya saya dan teman habiskan berjemur di dekat gedung GLB. Mencoba menyicil tugas yang tak kunjung kelar, tapi rasanya semua ide menguap oleh teriknya matahari. Saking panasnya kepala saya sampe pening, soto dan kopi di kantin tadi pun tidak bisa saya nikmati sepenuhnya..seolah belum cukup kucing kantin yang lagi hamil itu juga ikut-ikutan ganggu. Er. 

Mungkin begini ya rasanya berada di titik jenuh. Semua masalah yang saya telan selama ini seolah sampai di titik dimana mereka berontak minta dikeluarkan. Ingin menahannya lebih lama lagi sebenarnya, tapi masalah yang lain sudah mengantri minta di diperhatiin. Entah itu tugas-tugas yang dikejar deadline, tugas-tugas yang gagal di acc belum lagi keadaan kos yang akhir-akhir ini nggak enak. Saya bahkan tidak punya waktu hanya untuk sekedar menonton film yang berminggu-minggu lalu saya copy, dan ya! saya bahkan merelakan novel Agatha Christie yang saya pinjem di perpustakaan sebelah habis masa pinjamnya tanpa sempat mencapai bab 2, ugh! Saya jadi merindukan waktu luang yang begitu melimpah 2 bulan lalu. 
Belum apa-apa saya sudah begini lelahnya, bagaimana besok...besoknya dan besoknya besok ? huft. 
Rasanya ingin tidur seharian tanpa ada beban tugas yang harus diantar besok. Tapi rasanya kok tidak akan tercapai dalam waktu dekat ya ? huhu. Semoga saja saya tidak mati stress atau malah nekat  gantung diri saking stressnya mikirin titik, garis sama bidang. Saya sampai menolak tawaran lia yang mau ngasi saya obat nyamuk begitu sadar di kamar saya banyak nyamuknya, yeah siapa tau aja kan saking mumetnya berkutat dengan si titik, garis dan bidang saya jadi begitu gebleknya sampai tidak bisa membedakan mana kripik pisang dan mana obat nyamuk ?! kan, nggak lucu. 

Dan, di saat-saat seperti inilah saya akan sangat amat merindukan hal-hal sekecil apapun. Every-single-thing! sementara saya sudah kehabisan stok rindu...pppt! apaan sih...

Ya, ya, ya. Postingan ini sudah ngelantur kemana-mana, benar-benar tidak penting. Sebaiknya saya segera mengakhiri ini lalu kembali berkencan dengan tugas PPT ini sebelum saya didamprat kelompok saya hhh. Dan oh sial! kenapa sih kamera canon begitu buanyaak ?!, masak iya saya harus mereview satu persatu ?! bisa berapa puluh slide ?! yang benar saja!!

Dan hey! sebenarnya apa sih ide pokok dari postingan saya ini ? 
yang tau, bisa kirim jawabannya ke nomer di bawah ini.....pulsa tanggung sendiri ya. ^^
saengkyu udah mau begitu tidak ada kerjaannya baca postingan ini sampai akhir, hehe.. 
kiss bye :*