Pergi dan Kembali

"Karena kita sedang tidak hendak kemana-mana. Diam saja dan menikmati waktu, sampai diantara kita: saya atau kamu yang pergi, entah untuk sejenak atau selamanya. Dan diantara kita: saya atau kamu, yang akan menunggu entah untuk sejenak atau selamanya."

itu status facebook ! haha


itu yang saya rasakan 2 tahun ini...atau 3 tahun ini mungkin. Sejak kita bertemu di sini, sampai kita : saya dan kamu ( atau mungkin hanya saya ) sadar ada perasaan lebih dari sekedar yang kita katakan. Tapi kita juga sama-sama tidak ada yang ingin membawa perasaan yang entah apapun namanya itu ke mana-mana. Tidak ada ikatan, tidak ada janji. Hanya seperti ini, berputar hanya di sekitar kita saja. Tidak tumbuh tidak pula mati. Sesekali saya pergi, berjalan-jalan. Tapi tidak pernah berani terlalu jauh dari kamu, takut kamu marah takut kamu kecewa, dan saya tidak pernah tahu kenapa?. Padahal kamu tidak pernah marah dan tidak pernah menunggu saya untuk kembali. 

Seperti saya, kamu pun sesekali akan pergi. oh bukan, seingat saya seringkali. Sesekali untuk waktu yang sebentar dan sesekali untuk waktu yang lama. Dan sangat lama. Bedanya, kamu pergi sangat jauh dari saya. Tidak tahu kapan kamu akan kembali. Dan bedanya (lagi) walaupun kamu tidak pernah berjanji untuk kembali, saya tetap duduk di sini. Menunggu kamu kembali. Saya tidak tahu, apa ini kesetiaan, kepercayaan atau hanya sebuah kepasrahan. Bagaimanapun sakitnya, saya selalu bisa tersenyum begitu membayangkan bahwa kamu, di suatu tempat entah di mana. Sedang duduk : berbagi hujan, tawa, senyuman dan cinta. Jadi saya pikir, kenapa saya harus bersedih ?.

Pun kini, ketika kamu sudah kembali, saya masih tetap di sini. Tapi ada hal yang berubah selama kamu pergi, banyak hal yang tidak lagi bisa saya bagi selama kamu tidak ada. Perasaan itu masih sama, tidak luntur sesering apapun hujan menimpanya. Bedanya (sekali lagi) saya tidak akan menahanmu ketika kamu pergi lagi, dan mungkin tidak akan menunggumu lagi. Dan selama kita sekarang masih duduk di sini. saya tidak pernah tahu, siapa yang akan pergi lebih dulu dan menunggu lebih lama. Tapi apapun itu, saya rasa sekarang kita memang tidak akan pergi ke mana-mana, berdua. :)


* Masih kecewa atas kekalahan Indonesia tadi malam. Tapi, Indonesia tetap pemenang di hati saya :*


3 komentar:

  1. semoga sea games mendatang bisa merebut medali emas lagi

    BalasHapus
  2. hmmm gg tau musti ngomentarin apa, speechless booo :P
    tapi yup Indonesia bermain dengan cantik kok ya :)

    BalasHapus
  3. cieeeee azizah, hem hem test test.
    ekhem test

    BalasHapus

Blogger yang baik adalah blogger yang setelah membaca memberikan kommentar ^.^